Postingan

Menampilkan postingan dengan label Organisasi Keamanan Rakyat

Ini Bukan Masalah Intoleransi Apalagi Tindak Kejahatan

Saya adalah seorang guru. Sudah lebih 16 tahun saya mengajar, sampai saat ini. Yang saya didik adalah anak-anak usia SMP sampai SLTA. Usia pancaroba, peralihan dari kanak-kanak ke remaja menuju dewasa. Dan saat ini, bersama rekan para pendidik, kami mengelola lembaga pendidikan dengan hampir 2000 peserta didik, dari TK sampai sekolah tinggi. Tidaklah mudah pekerjaan menjadi seorang guru itu. Apalagi untuk generasi millenial saat ini. Perkembangan zaman dan teknologi informasi telah membuat mereka memiliki karakter tersendiri. Guru harus mempersiapkan diri lebih maksimal lagi dalam mendidik dan menghadapi mereka. Sebagai seorang guru, saya harus menyiapkan bahan ajar. Mengevaluasi capaian pembelajaran, membuat soal ujian dan memeriksa hasilnya. Memberikan nilai dan mengulangi anak yang belum tuntas. Disamping itu, setiap kali hadir dan tampil di depan kelas, mesti ada nilai dan karakter yang harus saya tanamkan kepada mereka. Itu semua saya lakukan sampai saat ini, walaupun saya juga Wa...

Kemanapun akan dialih, tidak akan menyelamatkan Puan Maharani !

Riak yang ditimbulkan oleh pernyataan puan agar sumatera barat mendukung pancasila, ternyata bersusun menjadi gelombang yang disambut oleh badai yang menghadang sehingga sauh yang sudah terkaitkan, teraksa harus diangkat kembali. Nakhoda memerintahkan putar haluan. Kapal tak jadi berlabuh karena pelabuhan juga enggan menerima. Itulah dahsyatnya dampak dari kata-kata. Apalagi bagi masyarakat Minangkabau.  Memahami bahasa yang tersirat merupakan "kepiawaian" yang terasah semenjak pandai berkata-kata. Orang Minang terlatih melihat "bayangan kata" yang meliputi cakupan dan rangkaian dari makna kata serta isyarat dari kata yang meliputi mafhum baik mukhalafah maupun muwafaqah. Dengan kepekaan yang telah mendarah mendaging tersebut, tidaklah rumit bagi masyarakat Minang untuk memahami kalimat Puan. Karena "bayang kata" Puan bukan dalam kategori yang tersuruk dari yang tersirat tapi sebatas yang tersirat dari yang tersurat. Bahkan kalau diperjelas lagi, ia adalah...

PDIP Bak Penyakit Menular Yang Harus Dihindari

Tak cukup hanya mengenakan masker. Apapun bentuknya, hubungan, afiliasi, bahkan hanya “bau-bau” PDIP harus dijauhi. Cut off. Tak ada hubungan apapun! PKB yang semula bersama PDIP mendukung pasangan Mulyadi-Ali Mukhni mengambil langkah seribu. Mereka mencabut dukungan dan mengalihkan ke pasangan cagub yang lain. PKB  tak mau tertular virus.   Terkena penyakit menular bernama PDIP. Risikonya berat dan tidak sebanding. Paling dramatis  justru langkah yang diambil oleh Mulyadi-Ali Mukhni. Tanpa ba-bi-bu, mereka mengembalikan mandat PDIP.  Jadilah pasangan ini tinggal diusung oleh Partai Demokrat dan PAN. Meninggalkan PDIP sepi sendiri. Tak ada pilihan lain bagi PDIP.  Menarik diri dari gelanggang perebutan kursi gubernur-wagub. Tak ada cagub, dan partai politik yang mau dekat, apalagi bersekutu dengan PDIP. Untuk mengusung calon sendiri,  tidak mungkin. Kursi PDIP di DPRD Sumbar hanya seuprit. Tiga kursi tidak memenuhi syarat.  “Melihat dinamika seper...

Mаѕіh іngаt PRRI ?

Mаѕіh іngаt PRRI ? Kala Aсhmаd Huѕеіn! mеnсаbut tаndа раngkаtnуа dі halaman gubеrnurаn Sumbar di Pаdаng ѕеkаrаng, sejarah рun dіmulаі.  Sааt іtu 1958 dan bertahun-tahun kеmudіаn Ranah Minang gеlар оlеh nаѕіb buruknya.  Sаkіng buruknуа nаmа аnаkрun dіbuаt ѕеhеbаt mungkіn аgаr hilang bau Mіnаngnуа. Tаkut. PRRI dіѕеbut реrіѕtіwа, ada yang bіlаng реmbеrоntаkаn. Pаrа ѕеjаrаwаn meluruskannya, “kоrеkѕіаn” раdа реmеrіntаh рuѕаt уаng sudah condong kе kiri.  Singkat cerita, tentara рuѕаt mаѕuk untuk memadamkan реmbеrоntаkkаn іtu. Sеnjаtа menyalak dаrі dаrаt laut dan udаrа. Anаk nеgеrі ijok ke rіmbа raya.  Adаlаh Brigjen TNI (pur) DR Sjaafroedin Bаhаr dalam bukunya Etnik, Elite dаn Integrasi Nаѕіоnаl;Mіnаngkаbаu 1945 -1984, Rерublіk Indоnеѕіа 1985 – 2015 diterbitkan Grе Publіѕhіng Yogyakarta 2015, yang bеrkіѕаh soal penumpasan PRRI.  Pеnumраѕаn PRRI dіѕеbut Oреrаѕі 17 Aguѕtuѕ. Tentara yang dіkіrіm kе Sumbаr tеrdіrі dаrі tіgа gоlоngаn.  Pеrtаmа para реrwіrа уаng bеrtug...

Postingan populer dari blog ini

Contoh Pidato Minangkabau (I)

Minangkabau Sudah Lama Melakukan Sertifikasi Ulama

Serba Serbi PKI di Ranah Minangkabau